Adapun
tips merawat printer infus yang saya sarankan adalah sebagai berikut :

Perhatikan Letak Dan Posisi Tabung
Infus
- Letakkan tabung infus sejajar dengan head printer Anda. Jika perlu fiksasi dengan double tape atau alat perekat lainnya. Hal ini bertujuan agar tekanan isap dari head printer yang mengambil tinta tidak terlalu sukar atau juga tidak terlalu mudah (seimbang).
- Jangan mengangkat tabung infus tinggi-tinggi karena tinta akan terisi banyak ke dalam cartridge dan akan menyebabkan melubernya tinta pada head printer. Hal ini disebabkan sistem infus dirancang untuk menyedot tinta saja, tidak untuk menahan gaya archimedes yang datang dari tempat yang lebih tinggi.
- Bila Anda ingin memindahkan printer Anda
ke tempat lain, tutup
kedua lubang tutup tabung infus dengan rapat. Perhatikan Tinta dengan baik
- Biasakan membeli tinta isi ulang dengan merk tinta yang sama karena masing-masing merk tinta memiliki karakteristik yang berbeda serta komposisi bahan kimia yang berbeda pula. Sering berganti merk tinta membuat catridge mudah buntu dan lama kelamaan menjadi rusak.
- Lakukan isi ulang tinta saat tinta sudah mencapai 1/4 botol, dengan cara buka tutup botol besar dan kecil kemudian masukkan tinta melalui lubang botol besar. Mengisi tinta printer harus dalam keadaan mati. Setelah selesai isi ulang tutup kembali kedua lubang botol dengan rapat.
- Hal lain yang harus diperhatikan adalah status tinta di komputer Anda menjadi kosong setelah mencetak sekian lama, padahal tinta infus Anda masih banyak. Hal ini disebabkan karena sistem monitoring tinta pada cartridge adalah berbasiskan counter kertas yang diprint. Bukan berbasiskan monitoring banyaknya isi tinta cartridge.
- Buang tinta buangan jika botol pembuangan sudah hampir penuh
- Jangan terlalu sering mematikan dan menghidupkan printer karena saat pertama dihidupkan printer akan melakukan cleaning otomatis yang akan menyerap tinta sehingga tinta cepat habis.

Perhatikan Tata Cara Mengeprint.
Pada saat akan menggunakan printer, tutup kecil pada
tabung infus sebaiknya dibuka dulu agar udara bisa masuk, sehingga tinta bisa
mengalir dengan lancar. Pastikan tutup tabung yang kecil terbuka selama dalam
proses mencetak. Pada waktu printer
tidak digunakan, maka tutup botol kecil dan besar pada tabung infus harus
tertutup rapat, hal ini untuk menghindari tinta banjir dan mengkibatkan
catridge/head mengalami konslet
Gunakan Kertas yang Layak
o Gunakan kertas yang tidak berlipat-lipat, tidak kusut dan bersih sehingga
kertas tidak tersangkut pada roller printer.
o Usahakan printer hanya menggunakan satu
jenis kertas saja. Misalkan Anda sering mencetak dengan kertas glossy dan HVS.
Sebisa mungkin kedua jenis kertas tersebut dicetak dengan menggunakan printer
yang berbeda. Jadi, usahakan membeli 2 printer, satu untuk glossy satunya lagi untuk kertas HVS)
Perhatikan Beban Kerja Printer.
Ø Gunakan printer setiap hari, minimal
1 lembar untuk mencegah catridge/head printer macet.
Ø Apabila mencetak dalam jumlah yang banyak,
sebaiknya jangan dilakukan secara terus menerus. dianjurkan printer istirahat
setelah mencetak 30 lembar agar catridge tidak cepat panas. Setelah selesai
menggunakan printer, matikan dan cabut kabel printer dari stop kontak agar
power supply printer tidak cepat rusak.
Masalah Umum yang Sering Terjadi
- Saat pertama kali menggunakan tinta infus, maka suatu saat akan muncul pesan error yang mengakibatkan Anda tidak bisa mencetak. Hal ini adalah normal, karena cartridge didesain oleh pabriknya memiliki umur cetak. Solusinya adalah tekan dan tahan tombol resume pada printer selama 5 detik. Maka printer akan kembali dapat mencetak seperti biasa. Maksud dari menekan tombol resume, adalah mengabaikan pesan error tinta habis.
- Jika pada selang infus terdapat gelembung udara, atau ingin menstabilkan warna tinta setelah melakukan isi ulang, maka gunakan perintah Deep Cleaning pada pengaturan printer. Bila setelah cleaning ternyata tinta tetap tidak naik, maka perhatikan selangnya apakah mengalami kebocoran, atau elbownya ada yang patah/retak, atau juga karet elbow mengalami koyak. Seandainya selangnya yang koyak, tambal lubangnya. Seandainya elbownya patah, maka ganti dengan elbow yang baru. Atau karetnya koyak juga ganti dengan yang baru. Selagi memperbaiki selang atau elbow diikat dulu selangnya agar tinta tidak meluber kemana-mana.
- Jangan melakukan cleaning terlalu sering, karena akan mengakibatkan penuhnya penampungan tinta buangan pada printer. Hal ini ditandai dengan adanya error Absorber Full. Bila absorber printer Anda full, maka Anda harus mengganti absorber printer Anda dengan yang baru atau mengeringkan tinta buangannya secara manual, dengan membongkar printer Anda
- Bila kualitas cetak tidak memuaskan, coba lakukan print nozzle check. Perhatikan apakah tintanya dapat keluar semua atau tidak. Coba lakukan cleaning satu atau dua kali. Bila ada tinta yang tidak muncul maka kemungkinan besar ada penyumbatan pada celah head printer Anda. Cara mengatasinya yaitu ikat dahulu selangnya agar tinta tidak meluber. Kemudian lepaskan selang dan elbownya dari cartridge printer. Ambil selembar tissue dan coba tempelkan pada head beberapa kali sampai tintanya muncul ditissue. Bila Anda telah selesai melakukan servis infus Anda, pasang kembali selangnya dengan benar, jangan sampai selangnya tersangkut ketika printer akan digunakan.
- Khusus printer infus merk Epson, apabila catridge warna (merah, kuing, biru) tidak terbaca maka cara memperbaikinya adalah dengan menekan tombol Resume/Reset selama 10 detik dalam keadaan USB terlepas
- Khusus Printer merk Canon, apabila terjadi run out tinta yang biasanya ditAndai dengan blink 4x, error E4, error E6, error E13, error E16 maka cara memperbaikinya adalah dengan menekan tombol Resume/Reset selama 10 detik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar